Kecerdasan Menakjubkan Pada Setiap Manusia




Kebanyakan manusia mengartikan kecerdasan secara sempit, penyematan kata cerdas hanya ditujukan kepada mereka yang juara kelas, rangking bagus, bahasa inggrisnya lancar, nilai matematikanya 100 dan sejenisnya. Meskipun pandangan tersebut ada benarnya, namun jika ada label ‘hanya’ pandangan tersebut yang benar, itu baru pandangan yang keliru. Dalam berinteraksi dengan orang lain seringkali kita menjumpai ada orang tidak bisa bahasa inggris, matematikanya buruk tetapi suaranya bagus, berarti dia memiliki kecerdasan dibidang musikal. Ada juga orang yang bahasa inggrisnya lemah, matematikanya dibawah rata-rata, suaranya tidak merdu, namun memiliki keahlian dalam gerak tubuh atau aktifitas fisik seperti gerakan olahraga maupun menari, berarti orang tersebut memiliki kecerdasan kinestetik. Jadi pada hakikatnya setiap manusia memiliki kecerdasan yang menakjubkan dalam dirinya.

Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana agar setiap orang mampu menggali kecerdasan yang bersemayam dalam dirinya? dan bagaimana memunculkan kecerdasan tersebut ke permukaan?, karena setiap manusia yang baru lahir pada hakikatnya sudah diberi bekal kecerdasan yang menakjubkan dari sang pencipta.

Dalam bukunya Robert Anthony yang berjudul "50 Gagasan yang dapat mengubah kehidupan anda" pada gagasan pertama dengan tema “Emas dalam gudang di bawah tanah” ada sebuah statemen yang menarik yaitu “pada dasarnya semua manusia memiliki kecerdasan yang luar biasa, namun kecerdasan tersebut kebanyakan masih naik turun dan timbul tenggelam di bawah tingkat permukaan dari pikiran kita yang bahkan tidak pernah kita pikirkan untuk menggunakannya”.

Buku Anthony tersebut terbit tahun 1982 atau tepatnya satu tahun sebelum terbit Buku pertama tentang teori kecerdasan majemuk yang ditulis oleh Howard Gardner, seorang profesor bidang pendidikan di Harvard Graduate School of Education dan Psikology di Harvard University yang mengemukakan bahwa semua manusia memiliki kecerdasan dalam dirinya. Awalnya Howard Gardner menyusun daftar tujuh inteligensi yang dimiliki manusia dalam buku fenomenalnya, Frames of Mind (1983), yakni kecerdasan linguistik, kecerdasan logis-matematis, kecerdasan visual-spasial, kecerdasan musikal, kecerdasan gerak-badani/kinestetik, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal. Pada bukunya Intelligence Reframed (2000), ia menambahkan adanya dua kecerdasan baru, yaitu kecerdasan naturalis atau lingkungan dan kecerdasan eksistensial.

Kembali ke topik awal tentang gagasan pertama dalam bukunya Robert Anthony. Ada perumpamaan menggelitik dalam bentuk pertanyaan, "Apa yang anda lakukan seandainya seseorang mengatakan kepada anda bahwa di bawah tanah rumah anda ada satu kotak peti yang penuh dengan mata uang emas? Anda pasti akan takjub keheranan, mengatakan banyak hal sebagai wujud syukur, namun yang tidak akan anda lewatkan adalah membuka lalu turun kebawah dan membawa kotak uang emas itu ke atas dan memanfaatkannya". Namun apakah pernah terfikirkan oleh kita bahwa ada peti penuh emas di dalam gudang bawah tanah pikiran kita yang bahkan jarang kita pikirkan untuk menggunakannya?. Jauh di dalam, di bawah tingkat permukaan dari pikiran kita terletak bagian yang menakjubkan yang kita sebut "di bawah sadar", semua timbul tenggelam di bawah sadar dan jarang sekali yang keluar dan muncul di permukaan sadar.

Tempat itu adalah gudang ingatan (di bawah permukaan pikiran), tempat penyimpanan ‘Ilmu Pengetahuan’ yang luas, supaya berhasil kita harus lebih memanfaatkannya. Jangan sampai kita berfikir bahwa kita ini orang yang tidak memiliki kemampuan dan kecerdasan, tanpa mengetahui bahwa ada segudang peti berisi emas berlian di bawah tanah pikiran kita. Bawah sadar kita dapat digunakan untuk melayani kebutuhan sehari-hari kehidupan kita. Ia dapat disuruh bekerja secara produktif, ia bisa membuat kita seseorang yang jauh lebih efektif dan efisien dalam mengerjakan dan menghadapi situasi apapun.

Semua ilmu, pengetahuan, fakta dan kesan yang telah kita terima selama ini di pikiran sadar secara otomatis juga mengendap masuk di bawah tingkat permukaan pikiran bawah sadar kita. Seringkali kita lupa terhadap ilmu pengetahuan yang pernah kita pelajari maupun fakta yang pernah kita alami, kita lupa itu karena kita menengoknya di permukaan sadar pikiran kita, padahal ilmu pengetahuan maupun fakta tersebut masih tersimpan dan mengendap utuh pada alam bawah sadar pikiran kita.

Lalu, bagaimana kita berusaha untuk menggunakan dan mengembangkan potensi yang menakjubkan ini? Memang hal tersebut tidak bisa dilakukan secara instan dan tergesa-gesa. Kekuatan-kekuatan pikiran yang terpendam harus dilatih melalui suatu proses sugesti yang pelan dan sistematis serta diberi pengarahan melalui penggunaan kemauan dan daya khayal yang tinggi, agar kecerdasan yang menakjubkan yang ada dalam bawah sadar itu bisa muncul ke permukaan sedikit demi sedikit.

Tentukan terlebih dahulu apa yang kita inginkan untuk dikerjakan oleh bawah sadar untuk kita. Jika menghendaki kesehatan, konsentrasikan pada kesehatan jangan pernah berfikir tentang kelemahan atau penyakit, buatlah penegasan bahwa kita yakin kalau kita akan selalu sehat dan sejahtera. Jika menginginkan kesuksesan, jangan berfikir yang berkenaan dengan kegagalan. Jika menginginkan kebahagiaan, jangan berlama-lama memikirkan tentang kesengsaraan atau kekecewaan. Hal yang setiap hari ditekankan pada pikiran sadar akan mengendap kepada pikiran di bawah sadar dan akhirnya dari pikiran di bawah akan keluar lagi sebagai pengalaman.

Soo, itulah mengapa kita perlu untuk selalu berfikir positif dan mengambil sisi positif terhadap apa yang pernah kita alami, yang sedang kita alami dan yang akan kita alami. Karena semua hal positif yang ada di pikiran sadar kita akan mengendap kepada pikiran di bawah sadar dan akan muncul kembali ke pikiran sadar. Jika yang ada di pikiran kita selalu positif, yang mengendap juga positif maka yang muncul kembali saat kita memanfaatkan kecerdasan bawah sadar juga akan positif. Begitu pula sebaliknya. Wallahu 'alam

Penulis : Ahmad Izzuddin
Topik   : Motivasi
Terimakasih sudah membaca, semoga ada manfaatnya, jangan lupa tinggalkan komentar.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Istri Berharap Suami Menikah Lagi...

Buku Berkata “Menunggu Itu Sangat Menyenangkan”

Kesempatan Emas Kuliah S2 (Lagi)